‘Sampai Bendera Hitam Berkibar di Istana Buckingham’

Abdullah Elmir.
Abdullah Elmir.

Seorang pemuda berusia 17 tahun asal Australia muncul pada sebuah video propaganda. Dalam video tersebut, ia memperingatkan negara-negara yang berada di wilayah Britania Raya dan Amerika Serikat bahwa ISIS akan tetap berjihad hingga mereka menguasai Istana Buckingham.

Orang yang ada di video tersebut diyakini sebagai Abdullah Elmir, yang menghilang dari kediamannya di Sydney pada akhir Juni setelah meminta izin kepada keluarganya untuk pergi memancing.

Menurut informasi yang didapat ABC News, Elmir beserta pemuda Australia lainnya diperkirakan pergi ke Turki untuk menyeberangi perbatasan Suriah dan bergabung dengan milisi ISIS. Sementara itu, seorang rekan Elmir telah kembali ke Sydney dan diamankan oleh ayahnya.

Elmir berharap Perdana Menteri Australia,Tony Abbott beserta Presiden Amerika Serikat Barack Obama dapat menyaksikan langsung video tersebut. Dalam video itu, Elmir tengah berdiri di depan belasan pejuang ISIS sambil memegang senjata.

Ia pun menyampaikan peringatan kepada para pemimpin, khususnya Obama dan Abbott bahwa senjata-senjata yang dikokangnya beserta para prajurit yang berdiri di belakangnya takkan berhenti menyalak hingga bendera ISIS berkibar di hadapan para pemimpin yang telah diperingatkan tersebut.

“Sampai kita menaruh bendera hitam di atas Istana Buckingham, di atas Gedung Putih, kami tidak akan berhenti. Kami akan terus berjuang,” tegas Elmir.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Ini Jadwal Pelantikan Presiden dan Wapres Jokowi – JK

Jokowi dan Jusuf Kalla di Rumah Transisi, Jakarta Pusat, Ahad (28/9) malam WIB.
Jokowi dan Jusuf Kalla di Rumah Transisi, Jakarta Pusat, Ahad (28/9) malam WIB.

JAKARTA – Presiden dan Wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla akan dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden ke-7 dan Wapres ke-12 Republik Indonesia hari Senin (20/10) ini. Selain acara pelantikan di Gedung MPR, Jokowi-JK juga akan mengikuti sejumlah setelah resmi menjadi presiden dan Wapres.

Pascapelantikan Jokowi-JK akan mengikuti acara pisah sambut dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, dan mengikuti pesta rakyat di Monas. Berikut jadwal pelantikan yang digelar pada hari ini, Senin 20 Oktober 2014:

08.00 WIB: Penerimaan anggota serta undangan.

08.21 WIB: Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla hadir.

09.23 WIB: Presiden Terpilih Joko Widodo hadir.

09.25 WIB: Wakil Presiden Boediono hadir.

09.27 WIB: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir.

09.28 WIB: Persiapan penyambutan kehadiran tamu VVIP negara sahabat oleh Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono.

09.29 WIB: Tamu undangan dari perwakilan negara sahabat tiba, diantaranya utusan khusus dari Jepang,    PM Thailand, PM Australia, PM Singapura, PM Haiti, PM Malaysia, Gubernur Jenderal Papua Nugini, Presiden Timor Leste hadir, Sultan Brunei Darussalam hadir.

09.50 WIB: Undangan VVIP memasuki ruang sidang Paripurna.

09.57 WIB: Presiden dan Wakil Presiden memasuki ruang sidang Paripurna.

10.00 WIB: Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya

10.02 WIB: Mengheningkan cipta dipimpin oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan

10.05 WIB: Pembukaan sidang Paripurna MPR oleh Ketua MPR. Pembacaan keputusan KPU oleh Ketua MPR.

10.12 WIB: Pengucapan sumpah/janji presiden.

10.16 WIB: Pengucapan sumpah/janji wakil presiden.

10.20 WIB: Penandatanganan berita acara pelantikan.

10.23 WIB: Penyerahan berita acara pelantikan oleh Ketua MPR.

10.25 WIB: Ketua MPR melanjutkan memimpin sidang Paripurna MPR.

10.45 WIB: Pidato presiden terpilih.

11.05 WIB: Doa oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin

11.08 WIB: Penutupan Sidang Paripurna MPR.

11.10 WIB: Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya.

11.12 WIB: Sidang Paripurna selesai.

Setelah upacara pelantikan di MPR selesai, Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla langsung akan menuju Istana Negara dan lapangan Monas. Selama prosesi di MPR, sejak pukul 10.00 di lapangan Monumen Nasional juga digelar nonton bareng menggunakan layar lebar. Berikut acara pascapelantikan:

12.45 WIB: Usai pelantikan, Jokowi-JK tiba di Bundaran Hotel Indonesia. Keduanya akan diarak menuju Istana Merdeka.

14.00 WIB: Jokowi-JK tiba di Istana Merdeka. Mereka akan hadir di acara pisah-sambut yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

16.00 WIB: Jokowi-JK akan menghadiri konser rakyat di Monas.

19.00 WIB: Pelepasan ratusan Lampion Terbang dari Monas.

(republika.co.id)

Posted in (*)

PM Australia Tony Abbott Akan Hadiri Pelantikan Jokowi

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott (REUTERS/Lucas Jackson )

 

 

Sejumlah kepala negara dan perwakilan negara sahabat direncanakan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla di Gedung DPR/MPR, Senin, 20 Oktober 2014 mendatang.

Beberapa nama diantaranya sudah mengkonfirmasi untuk hadir di acara pelantikan itu.

“Ada Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry,” kata Ketua MPR, Zulkifli Hasan, di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Senin 13 Oktober 2014.

Selain itu, Zulkifli juga menyebutkan beberapa kepala negara yang akan hadir, namun hingga saat ini belum memberikan konfirmasi. Diantaranya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Korea Selatan Jung Hong-won, dan para kepala negara ASEAN.

Sedangkan dari dalam negeri, politikus Partai Amanat Nasional itu mengatakan, para mantan presiden, wakil presiden, tokoh nasional serta pimpinan partai politik juga telah diberikan undangan untuk hadir di acara sakral tersebut.

Mantan menteri kehutanan itu juga menjamin pelantikan Jokowi-JK akan berjalan dengan sukses sesuai rencana. Menurut dia, semua fraksi di DPR/MPR dan DPD telah berkomitmen untuk mensukseskan pelantikan ini.

“Tadi kita sempat rapat dengan 10 fraksi dan DPD. Semua sepakat untuk mensukseskan pelantikan ini,” ujar Zulkifli.

Untuk pengamanan acara pelantikan nanti, Zulkifli mengaku telah berkordinasi dengan pimpinan TNI-Polri. Aparat keamanan lanjutnya, siaga penuh untuk mensukseskan acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

“Pak Mangindaan sudah bicara dengan Kapolda, Pangdam. Keamanan dijamin 100 persen. Pengamanan kekuatan penuh. Jangan coba coba. Panglima TNI dan Kapolri siap amankan itu,” tegas dia.

© VIVA.co.id

Posted in (*)

Surat Prabowo untuk Pendukungnya Usai Bertemu Jokowi

Prabowo dan Jokowi
Prabowo dan Jokowi

Sahabatku sekalian,

Saya tahu banyak diantara kalian yang merasa masih tidak menerima, masih terluka, karena kita telah dikhianati oleh sistem yang tidak baik. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita harus menimbulkan perpecahan di bangsa kita. 

Seperti sahabat ketahui, dalam berpolitik saya selalu mengutamakan keutuhan bangsa dan kejayaan Republik Indonesia. Saya paham bahwa ada negara-negara tertentu yang selalu ingin Indonesia pecah. Ada yang ingin rakyat Indonesia tetap tergantung sama mereka. Karena itulah saya ingin menjaga persatuan nasional.

Setelah saya renungkan mendalam, saya melihat di pihak PDIP dan koalisi mereka masih banyak patriot-patriot, anak-anak Indonesia yang juga cinta bangsa dan negara dan rakyat. Karena itulah saya memilih untuk terus berjuang untuk nilai-nilai yang kita pegang teguh yaitu Pancasila, UUD 1945 yang utuh dan asli, NKRI dari Sabang sampai Merauke yang kuat, yang adil, yang sejahtera, yang berdiri di atas kaki kita sendiri dan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Saya akan terus perjuangkan nilai-nilai itu, tetapi dalam kerangka senantiasa menjaga jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama bangsa Indonesia. Kita harus ingat bahwa pihak yang berseberangan dengan kita dalam sebuah pertarungan politik tidak serta merta dan tidak otomatis harus menjadi musuh kita.

Dari sejak awal saya katakan bahwa pesaing kita adalah saudara kita juga. Memang ada pihak-pihak yang penuh kebencian, prasangka buruk, keserakahan, kedengkian dan jiwa yang curang. Tapi ingat dari awal saya menganjurkan kepada lingkungan saya, pendukung saya, sahabat-sahabat saya, apa yang saya tuntut dari diri saya sendiri yaitu berjiwalah sebagai seorang kesatria, sebagai seorang pendekar. Kalau ada pihak yang menebarkan kebencian, fitnah, kepada kita bukan berarti kita harus balas dengan sikap yang sama. Janganlah fitnah kita balas fitnah, janganlah kebencian kita balas kebencian. Janganlah kita bertindak sebagai individu yang berjiwa Kurawa.

Itulah sikap saya, dan karena itulah saya memilih jalan yang saya tempuh sekarang. Bukan berarti kita merendahkan nilai-nilai kita atau perjuangan kita. Semakin kita merasa benar, semakin pula kita harus rela menghormati orang lain, pihak lain. Kalau orang lain menghormati kita, kita menghormati orang tersebut. Bahkan kalaupun mereka tidak hormat pada kita, tidak ada salahnya kita menghormati terus. 

Saya mohon semua pendukung-pendukung saya untuk memahami hal ini. Saya mengerti sebagian dari saudara-saudara belum bisa menerima sikap saya. Tetapi percayalah, seorang pendekar, seorang kesatria harus tegar, harus selalu memilih jalan yang baik, jalan yang benar. Menghindari kekerasan sedapat mungkin. Menjauhi permusuhan dan kebencian.

Sahabat, kita bukan pihak penakut. Sejak dari masa muda, saya pernah hidup sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia. Berkali-kali saya terlibat dalam operasi-operasi militer, dalam kontak-kontak tembak dengan musuh negara. Saya paham apa artinya kekerasan. Karena itulah saya sadar bahwa seorang pemimpin sejati, pemimpin yang bertanggung jawab selalu harus memilih jalan yang sejuk. Apalagi kalau ini adalah untuk menjaga kepentingan, keutuhan bangsa yang kita cintai.

Sahabat, kita harus tetap militan, kita harus tetap patriotik. Kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan. Kalau kita hormat bukan berarti kita menyerah. Kalau kita sopan bukan berarti kita meninggalkan perjuangan kita. Tapi kita harus selalu berusaha mencari jalan yang damai, jalan yang baik. Kita harus selalu mengutamakan persaudaraan dan persahabatan. 

Kalau semua usaha kita, pada saatnya nanti tetap tidak membuahkan sebuah hasil yang sesuai dengan kepercayaan dan cita-cita kita, dan keyakinan kita akan kepentingan bangsa dan rakyat, kalau bangsa Indonesia terancam, kalau kekayaan bangsa terus dirampok oleh bangsa lain, kalau kita sudah sekuat tenaga menciptakan kesadaran nasional, sebagai patriot dan pendekar bangsa kita harus tidak ragu-ragu mengambil tindakan yang dituntut oleh keadaan.

Saya sekali lagi menganjurkan kepada sahabat saya dan pendukung saya, marilah kita terus tegar. Marilah kita memperkuat diri, marilah kita menambah barisan kita. Yakinkan lingkungan kita semuanya, bangkitkan kesadaran nasional kita. Dulu saat Bung Karno bersama para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan, mereka pun berpuluh tahun harus membangun kesadaran nasional. Sekarang pun kita harus membangun kesadaran nasional, bahwa kita saat ini sedang diancam oleh bangsa-bangsa asing yang selalu ingin Indonesia pecah, Indonesia lemah dan selalu tergantung. 

Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita.

Apalagi agama Islam yang saya anut, mengajarkan saya bahwa menjalin dan memelihara silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada meneruskan prasangka buruk, rasa curiga, apalagi terjerat dalam kebencian dan permusuhan. Ibarat api tidak bisa dipadamkan dengan api, maka kebencian dan fitnah mari kita balas dengan berbudi luhur, berjiwa kesatria. Semakin difitnah, semakin difitnah, semakin dihina, kita akan semakin tegar. 

Saya minta sahabat sekalian janganlah ragu kepada pilihan-pilihan saya. Janganlah mendorong saya untuk mengambil sikap yang tidak sesuai dengan jiwa saya sebagai ksatria. Janganlah mengira saya akan surut dalam perjuangan saya. 

Saya juga telah sampaikan kepada saudara Joko Widodo bahwa perjuangan saya adalah membela UUD 1945 yang lahir 18 Agustus 1945, membela keutuhan NKRI, membangun suatu bangsa ber-Bhinneka Tunggal Ika yang aman, damai, kuat, adil, makmur dan sejahtera. Beliaupun menyatakan bahwa itu juga pegangan beliau. Saya juga katakan, kalau nanti dalam perjalanan Pemerintahan beliau ada kebijakan-kebijakan yang kurang menguntungkan rakyat, apalagi melanggar Pancasila dan UUD 1945 maka kami tidak akan ragu-ragu menyampaikan kritik kepada Pemerintah. Beliau menyambut ini dengan baik, dan beliau juga menyampaikan sewaktu-waktu akan mengundang saya untuk meminta pendapat dan masukan dari saya.

Terima kasih, saudara-saudara. Sahabatku dimanapun berada. 

Wassalamualaikum.

Salam Indonesia Raya,

Prabowo Subianto, 17-10-2014

(republika.co.id)

Posted in (*)

Menlu AS Bakal Hadiri Pelantikan Jokowi

US Secretary of State John Kerry attends the Gaza international donors conference in Cairo October 12, 2014.
US Secretary of State John Kerry attends the Gaza international donors conference in Cairo October 12, 2014.

WASHINGTON – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry akan menghadiri pengambilan sumpah presiden terpilih Indonesia Joko Widodo, Senin (20/10) depan.

“Menlu akan bertolak Sabtu dari Washington untuk menghadiri pelantikan Presiden Indonesia dan setelah itu bertolak ke Jerman,”  kata Juru Bicara Deplu AS Jen Psaki dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/10).

Saat berada di Jakarta, Kerry juga akan mengadakan beberapa pertemuan bilateral dengan para mitra asing.

Dalam rombongannya, ia membawa satu delegasi terdiri beberapa pejabat AS, termasuk Duta Besar AS untuk Indonesia Robert Blake dan Daniel Russel, pejabat tinggi Departemen Luar Negeri yang ditugasi mengawasi urusan Asia.

Dari Indonesia, Kerry akan melakukan perjalanan ke Jerman untuk menghadiri peringatan menandai 25 tahun jatuhnya Tembok Berlin.

“Di Berlin, dia akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier untuk membahas masalah-masalah regional dan internasional,” kata Psaki.

Diplomat tertinggi AS yang selalu bepergian ke seluruh penjuru bumi itu baru saja kembali ke Washington pada Kamis dari perjalanan ke Kairo, Paris dan Wina. Dia terakhir mengunjungi Indonesia pada bulan Februari lalu.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Perancis: Pengakuan Atas Palestina Dukung Perdamaian Dunia

Bendera Palestina. Ilustrasi
Bendera Palestina. Ilustrasi

PARIS – Menteri luar negeri Perancis Laurent Fabius mengatakan pengakuan atas negara Palestina akan membantu menciptakan kedamaian di negara dua kekuasaan itu.

Pernyataan ini dikeluarkan Fabius sehari setelah pemerintah Inggris akhirnya mengakui negara Palestina melalui voting.

”Setelah diakui sebagai negera, yang harus dilakukan Palestin adalah mencari jalan untuk mencapai perdamaian jangka panjang,” kata Fabius dalam rapat bersama dewan seperti dikutip Maannews, Kamis (16/10).

Perdebatan pengakuan atas Palestina sebagai entitas negar sempat mencuat di antara negara-negara Eropa.

Inggris jadi negara ke dua setelah Swedia yang akhirnya mengakui Palestina sebagai negara. Langkah yang akhirnya menuai kritik AS dan Israel. Setidaknya sudah ada 112 negara yang mengakui negara Palestina.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Mbah Moen tegaskan Muktamar Surabaya dan Jakarta ilegal

Mbah Moen tegaskan Muktamar Surabaya dan Jakarta ilegal

KH Maimoen Zubair (tengah).

Surabaya – Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan KH Maimoen Zubair menyatakan muktamar yang digelar kubu Romahurmuziy di Surabaya pada 15-18 Oktober dan kegiatan serupa diadakan Suryadharma Ali tanggal 23 Oktober mendatang tidak sah.

“Muktamar yang dilaksanakan oleh pihak yang bersengketa tidak sah (ilegal, red), sesuai putusan Mahkamah Partai,” kata Maimoen Zubair yang biasa disapa Mbah Mun pada jumpa pers di dekat Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten, Rabu.

Karena itu, pihaknya mengusulkan muktamar bersama digelar sebelum 19 Oktober 2014. “Tujuannya untuk islah. Tidak mengarah ke arah sana (koalisi),” kata Mbah Moen.

Keputusan Pimpinan Majelis PPP tersebut ditetapkan setelah menggelar rapat konsultasi pimpinan majelis yang terdiri atas Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar pada Rabu (15/10) di hotel dekat Bandara Soekarno Hatta.

Rapat tersebut dihadiri Ketua Majelis Syariah KH Maimoen Zubair, Ketua Majelis Pertimbangan Zarkasih Noor, Sekretaris Majelis Syariah Anas Taher dan Sekretaris Dewan Pakar Ahmad Yani.

Dalam rapat tersebut terdapat enam poin yang diputuskan. Keputusan tersebut diambil setelah mendengarkan laporan dari Mahkamah Partai.

Pertama, semua pihak harus menaati dan mematuhi putusan Mahkamah Partai karena sifatnya final dan mengikat. Kedua, Pimpinan Majelis bersepakat untuk terus berupaya semaksimal mungkin dilakukannya islah antara kedua belah pihak yang berselisih.

Ketiga, Muktamar VIII yang akan dilaksanakan merupakan Muktamar Islah yang mencerminkan semangat persatuan, persaudaraan (ukhuwah) dan semangat untuk mengedepankan keutuhan dan keselamatan partai di atas kepentingan lainnya.

Keempat, semua jajaran pimpinan partai khususnya pihak-pihak yang tidak terlibat dalam konflik harus bertanggungjawab dan menjadi mediator untuk menyelamatakn partai.

Kelima, Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar dan Mahkamah Partai akan terus mengawal dan membantu terbentuknya kepanitian muktamar bersama.

Keenam, Muktamar VIII sebaiknya diselenggarakan sebelum pada 20 Oktober 2014.

(antaranews.com)

Posted in (*)

Pemulihan hubungan Rusia-Amerika Serikat hal mustahil

Pemulihan hubungan Rusia-Amerika Serikat hal mustahil

Ilutrasi krisis Ukraina (Reuters/Grafis)

Moskow – Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, berpikir, pemulihan hubungan Moskow dengan Washington mustahil saat hukuman Barat masih terjadi, katanya dalam wawancara disiarkan televisi Amerika Serikat, Rabu.

Medvedev mengecam langkah Amerika Serikat dan Eropa Bersatu menghukum Rusia atas perannya dalam kemelut Ukraina, yang dinilainya “betul-betul merusak” dan “bodoh” serta mengatakan tidak ada kesempatan memperbaiki hubungan dengan Gedung Putih saat semua itu berlangsung.

“Tidak, tentu saja, tidak. Itu betul-betul mustahil. Mari kita perjelas, kami tidak datang dengan hukuman itu. Mitra asing kami yang melakukannya,” kata Medvedev, kepada saluran CNBC, menurut salinan laman pemerintah.

Hubungan Timur-Barat merosot ke titik terendah sejak akhir Perang Dingin atas tuduhan Moskow mendukung pemberontakan di Ukraina timur.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, Selasa, mengadakan pembicaraan tiga jam dengan timpalannya dari Amerika Serikat, John Kerry, di Paris, dengan diplomat puncak Washington itu mengungkapkan serangkaian syarat untuk mencabut hukuman tersebut.

“Pada saat ini banyak yang terjadi sekarang. Pasukan ditarik, tapi alat berat harus ditarik dan perbatasan belum aman dan terpantau baik,” kata Kerry.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang akan bertemu dengan Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, di Milan, Italia, pada Jumat, pada akhir pekan lalu menarik 17,600 tentaranya dari perbatasan Ukraina.

Meskipun ada tanda kemajuan dalam kemelut beberapa bulan itu, yang menewaskan 3.400 jiwa, pejabat Ukraina terus berbicara keras, dengan yang terbaru, menteri pertahanan negara tersebut bertekad membangun tentara, yang mampu menahan serangan Rusia.

Dewan perwakilan rakyat memastikan Kepala Garda Nasional Stepan Poltorak, salah satu tokoh tentara dihormati di Ukraina, menjadi menteri pertahanan dengan dukungan suara 245:1 pada Selasa pagi.

Poltorak kepada anggota parlemen dalam pidato singkat tetapi keras menyatakan puncak pengutamaanya adalah membangun pertahanan handal untuk menghadapi Rusia melalui tentara, yang Kiev berharap dilengkapi persenjataan NATO.

Tugas pertamanya ialah menghadapi kekerasan baru di kota pelabuhan selatan, Mariupol, tempat penembakan menewaskan tujuh orang dalam acara pemakaman.

(antaranews.com)

Posted in (*)

Google Android 5.0 Lollipop, lebih manis?

Google Android 5.0 Lollipop, lebih manis?

Tablet HTC Nexus 9 dan smartphone Nexus 6 yang sudah menggunakan Google Android 5.0 Lollipop. (Blog Google)

Jakarta – Google belum lama ini mengenalkan sistem operasi versi teranyar Android 5.0 Lollipop, yang menjanjikan tampilan lebih manis dan intuitif.

Google mengenalkannya bersama tablet Nexus 9, smartphone Nexus 6, dan Nexus Player, tiga perangkat pertama yang menjalankan Android 5.0 Lollipop.

“Android pintar pada layar besar dan kecil. Bukan hanya pada ponsel dan tablet Anda, Android mengendalikan jam, TV, dan bahkan mobil Anda,” kata Google dalam pernyataan di minisite Android.

Dengan Lollipop, lagu, foto, dan aplikasi bisa dicari dari satu perangkat, kemudian bisa dinikmati melalui berbagai perangkat Android pengguna.

Interaksi menjadi lebih tak ternilai, dan menurut Google, konten merespon sentuhan dalam cara yang lebih intuitif.

Berbeda dengan versi sebelumnya, Lollipop pada tablet akan menampilkan daftar inbox email persis disamping pesan yang sedang Anda buka.

Sementara pada jam pintar, email baru akan muncul otomatis ketika masuk ke inbox pengguna.

Saat ada notivikasi penting, apakah itu email, pesan text, maupun update jejaring sosial akan secara otomatis muncul di layar dan bisa langsung direspon tanpa harus membuka kunci layar perangkat.

Android Lollipop sudah didesain lebih irit daya baterai dengan fitur penghemat daya terbaru yang bisa diatur dengan mudah penggunaannya.

Aplikasi akan menampilkan estimasi waktu tersisa dan berapa lama lagi pengguna harus mengisi ulang daya baterai perangkat.

Yang jelas, tampilan Android Lollipop lebih jelas, colorful, dan desin UI (user interface) responsif, gerakan lebih natural, pencahayaan dan bayangan lebih realistis serta elemen visualnya familier, kata Google.

Android Lollipop tersedia dalam lebih 68 bahasa, selain Google juga menjanjikan keamanan yang lebih baik.

Android Lollipop sudah tersedia pada tablet Nexus 9, smartphone Nexus 6, dan perangkat Android TV Nexus Player.

OS itu akan segera tersedia pula untuk Nexus 5, 7, dan 10, bahkan pada jam pintar, TV, dan pada sejumlah mobil pabrikan terkenal melalui perangkat navigasi.

(antaranews.com)

Posted in (*)

Akui Palestina, Israel Beri Peringatan kepada Inggris

Warga Gaza membentangi bendera Palestina.
Warga Gaza membentangi bendera Palestina.

LONDON – Inggris mendapat pesan peringatan dari Israel, hal ini terjadi setelah anggota parlemen Inggris mengakui Palestina sebagai negara. Inggris mengakui Palestina sebagai negara setelah anggota parlemen melakukan voting seperti dilansir dari BBC pada Selasa (14/10).

“Keputusan Inggris dapat mengganggu proses perdamaian karena hal itu memberikan peluang bagi pemimpin Palestina untuk bertindak secara lebih leluasa,” kata pihak Israel.

Dalam voting itu diperoleh hasil bahwa 274 anggota parlemen mendukung pengakuan negara Palestina sedangkan 12 anggota lainnya menolak pengakuan itu. Namun pemerintah Israel mengatakan bahwa hasil dalam voting itu berpotensi merusak peluang perdamaian.

Sedangkan anggota parlemen perwakilan dari buruh mengatakan pengakuan kenegaraan dapat digunakan sebagai sarana dalam negosiasi.

Pemerintah Inggris saat ini menerapkan kebijakan untuk menggunakan haknya dalam mengakui negara Palestina. Pemerintah Inggris meyakini hal ini adalah langkah terbaik yang dapat ditempuh saat ini untuk dapat membantu mewujudkan perdamaian.

(republika.co.id)

Posted in (*)