Begini Suasana Sidang Paripurna ‘DPR Tandingan’

Gedung DPR/MPR
Gedung DPR/MPR

JAKARTA – Fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) menggelar sidang paripurna tandingan, Jumat (31/10) di Kompleks Parlemen Senaya. Sidang dipimpin oleh pimpinan DPR sementara yang terdiri dari Ida Fauziah dari Fraksi PKB, Effendi Simbolon dari Fraksi PDIP, Supriadin dari Fraksi Nasdem, Dossy Iskandar Prasetyo dari Fraksi Hanura, dan Syaifullah Tamliha dari Fraksi PPP.

Nama Pramono Anung dari PDIP, Abdul Kadir Karding dari PKB, dan Rio Patrice Capella dari Nasdem yang sebelumnya dideklarasikan sebagai pimpinan DPR sementara dibatalkan.

Sidang diawali dengan pembacaan mosi tidak percaya terhadap lima pimpinan DPR yang terdiri dari Setya Novanto (Golkar), Fadli Zon (Gerindra), Agus Hermanto (Demokrat), dan Taufik Kurniawan (PAN). Setelah pembacaan mosi tidak percaya, Ida mempersilahkan lima fraksi yang hadir menyampaikan susunan anggota komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD).

Ada kejadian menarik saat penyampaian nama-nama anggota komisi dan akd dilakukan. Fraksi PPP yang diklaim telah menjadi bagian dari KIH ternyata belum menyiapkan draft susunan anggota komisi dan akd. Fraksi PPP beralasan draft nama anggota komisi dan akd yang mereka siapkan tertinggal di ruang sekretariat fraksi. “Kami sebenarnya sudah menyiapkan tapi ketinggalan di sekretariat fraksi. Ini cuma teknis saja,” kata anggota Fraksi PPP, Asrul Sani.

Sikap PPP langsung menuai interupsi dari para anggota sidang paripurna. Anggota Fraksi Nasdem, Bachtiar Aly meminta PPP segera menyerahkan nama-nama anggota dan AKD. Ini untuk membuktikan bahwa PPP benar-benar telah menjadi bagian dari KIH. “Sebaiknya Fraksi PPP menyerahkannya sekarang jangan ditunda,” kata Bachtiar.

Mendengar pernyataan Bachtiar, Asrul tak bisa mengelak. Dia akhirnya menyerahkan nama-nama draft anggota komisi dan AKD Fraksi PPP. Sayangnya nama-nama yang diserahkan hanya berasal dari tulisan tangan. “Kalau tulisan tangan diterima kami serahkan,” ujar Asrul sembari menyerahkan kepada pimpinan.

Sikap PPP langsung menuai gelak tawa dari para pemantau sidang yang berada di balkon. Bachtiar pun langsung menyela membela sikap PPP. “Jangan lupa naskah proklamasi juga ditulis tangan. Jadi ini sah,” kata Bachtiar.

Untuk memberi kesan demokratis, Ida juga memanggil satu persatu fraksi-fraksi yang tergabung di Koalisi Merah Putih (KMP) untuk menyerahkan nama komisi dan akd. Namun tidak satu pun anggota fraksi dari Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PKS yang hadir.

Sidang paripurna KIH tidak mencapai jumlah kuorum anggota. Sebab sidang dihadiri tidak lebih dari 200 anggota dari 555 anggota dewan. Pelaksanaan sidang juga tidak dilakukan di ruang rapat paripurna melainkan ruang rapat Fraksi PDIP. Sebab ruang sidang paripurna yang berada di Gedung Nusantara II dikunci.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Swedia Resmi Akui Negara Palestina

Bendera Palestina
Bendera Palestina

JAKARTA – Pemerintah Swedia melalui Menteri Luar Negeri Margot Wallstrom, Kamis, secara resmi mengakui keberadaan negara Palestina, kurang sebulan setelah pemerintah mengemukan rencana mereka.

“Hari ini pemerintah memutuskan untuk mengakui negara Palestina,” kata Wallstrom dalam sebuah pernyataan yang disiarkan harian Dagen Nyheter.

“Ini adalah langkah penting yang akan memperkuat hak Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” katanya sambil menambahkan bahwa Swedia berharap langkah tersebut diikuti negara lain.

Perdana Menteri Swedia yang baru Stefan Loefven pada pidato pertama di parlemen awal Oktober lalu menyatakan bahwa Swedia akan menjadi negara Eropa barat pertama yang mengakui keberadaan negara Palestina.

Disaat warga Palestina menyambut gembira keputusan Swedia, sebaliknya Israel memanggil duta besar Swedia untuk menyampaikan protes dan kekecewaan.

Israel sudah lama bersikeras bahwa Palestina hanya bisa mendapatkan pengakuan melalui negosiasi langsung, bukan melalui saluran diplomatik lain.

Tujuh negara Eropa timur anggota Ekonomi Eropa dan Mediterania sudah lebih dulu mengakui keberadaan Palestina, yaitu Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Hungaria, Malta, Polandia dan Rumania.

Negara non-anggota Ekonomi Eropa, Islandia, juga sudah lebih dulu mengakui Palestina.

Amerika Serikat (AS), sekutu terdekat Israel, ikut-ikutan memperingatkan Swedia dengan mengatakan bahwa pengakuan tersebut terlalu “prematur” dan negara Palestina hanya akan terwujud melalui negosiasi antara Israel dan Palestina.

Mengenai pengakuan tersebut, Menteri Luar Negeri Swedia berdalih bahwa persyarakat hukum internasional sudah dipenuhi oleh Palestina untuk menjadi sebuah negara merdeka dan berdaulat.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Ketimbang Bikin Tandingan, Jokowi Disarankan Bubarkan DPR

cuitan politikus Demokrat, Ikhsan Modjo
Cuitan politikus Demokrat, Ikhsan Modjo

JAKARTA – Lima partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) melayangkan mosi tidak percaya terhadap para pimpinan DPR.  Mereka menilai, kelima pimpinan DPR tidak berlaku demokratis dan tidak cakap dalam memimpin di berbagai sidang yang dilakukan.

Hal ini mendorong lima partai pendukung Jokowi membantuk ‘DPR’ tandingan. Namun, politikus Demokrat, Ikhsan Modjo menyarankan Jokowi untuk mengambil langkah sejarah.

Melalui akun @IkhsanModjo, ia mengatakan, “Ketimbang DPR Perjuangan @jokowi_do2 baiknya ambil langkah sejarah: 1. Terbitkan dekrit Presiden bubarkan DPR ala Gus Dur,”

Kemudian, “langkah bersejarah lain, 2. BUbarkan DPR bentuk DPRGR ala Bung Karno yg anggotanya bisa anda @jokowi_do2 pilih sendiri,”.

Terakhir menurut dia, bentuk pemerintah darurat, bubarkan semua dan buat DPR yang baru. Dengan cara ini Jokowi akan tetap menjadi presiden.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Koalisi Indonesia Hebat Tunjuk Pramono Anung jadi Ketua DPR

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP Pramono Anung

Anggota DPR RI dari fraksi PDIP Pramono Anung ( ANTARA/Rosa Panggabean)
Koalisi Indonesia Hebat tidak mengakui keabsahan pembentukan pimpinan komisi di Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu 29 Oktober 2014. Mereka mengeluarkan mosi tidak percaya kepada lima pimpinan DPR yang hari ini memimpin acara pemilihan pimpinan 11 komisi di DPR.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo menilai upaya yang dilakukan pimpinan DPR tidak etis dan tidak demokratis. Berikut isi mosi tidak percaya yang disampaikan koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta.

1. Hak penyampaian pendapat. Pimpinan tidak memberi waktu interupsi kepada fraksi yang bukan berasal dari kubu koalisi pimpinan (Koalisi Merah Putih). Ini termasuk pelanggaran tata tertib Pasal 31 ayat 1 huruf M.

2. Pimpinan dalam memimpin sidang jauh dari norma, etika baik, dan demokratis.

3. Pimpinan memaksakan penempatan anggota dalam jumlah komposisi keanggotaan yang berbeda. Hasil rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi pengganti Bamus (badan musyawarah) disebutkan bahwa jumlah anggota 46 orang per komisi.

4. Pimpinan melakukan keberpihakan dalam memimpin sidang kepada kelompok tertentu. Ini pelanggaran tata tertib Pasal 29 ayat 2.

“Berdasarkan hal tersebut di atas dan tidak adanya tanggapan atas surat tertanggal 28 Oktober, maka sesungguhnya dan sesadar-sadarnya kami mengambil sikap mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR,” kata Arif.

Adapun demi menjaga berjalannya fungsi DPR, menurut Arif, Koalisi Indonesia Hebat telah menunjuk beberapa nama yang layak menggantikan pimpinan DPR sementara, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua DPR: Pramono Anung
Wakil Ketua: Abdul Kadir Karding (PKB), Saifullah Tamliha (PPP), Patrice Rio Capella (Nasdem), dan Dossy Iskandar (Hanura).

© VIVA.co.id

Posted in (*)

Dianggap Otoriter, Masyarakat Minta Penghina Jokowi Dibebaskan

Mantan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu bersama Presiden Jokowi.
Mantan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu bersama Presiden Jokowi.

JAKARTA – Pembantu tukang sate berinisial MA ditangkap penyidik Bareskrim Polri, karena diduga menghina presiden Jokowi melalui akun facebook.

“Sudah dari kamis pekan kemarin ditangkap,” ujar pengacara MA, Irfan Fahmi, saat dihubungi, Selasa (28/10). “Dia diduga menghina presiden Jokowi,” papar Fahmi.

Hanya saja penangkapan pembantu tukang sate ini memicu gerakan pembebasannya. Dengan tagar #SaveTukangSate.

Seperti akun @prijantorabbani, “demi solidaritas n kebebasan berpendapat ayo dukung pembebasan Tukang Sate #SaveTukangSate. Begitu juga dengan @manawa_manawa, #SaveTukangSate lawan rezim otoriter.

@DesiMezia malah menyatakan “pendukung pd kecele..Siapa sebenarnya yang ORBA” #SaveTukangSate. Begitu juga dengan @monethamrin, “pak @jokowi_do2 sdh banyak hastag #ShameOnYouJokowi di twitter tuh, tolong jangan ditangkap ya. #SaveTukangSate.

Politikus Ikhsan Modjo, melalui akun @IkhsanModjo mengatakan “Orang yang berpakaian sipil tangkap tukang sate. Jokowi punya “front pembela Jokowi”

(republika.co.id)

Posted in (*)

Ini Nama-nama Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK

Presiden Jokowi menyapa para pendukungnya pada Konser Salam 3 Jari di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Senin (20/10) malam.   (Republika/Yasin Habibi)
Presiden Jokowi menyapa para pendukungnya pada Konser Salam 3 Jari di lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Senin (20/10) malam. (Republika/Yasin Habibi)

 

 

JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan nama-nama menteri dalam susunan kabinet pemerintahannya.

Ada 34 Kementerian dalam kabinet pemerintahan Jokowi-JK dan dua orang wakil menteri yakni Wamen Luar Negeri dan Wamen Keuangan, dalam kabinet bernama Kabinet Kerja.

Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla membacakan susunan kabinetnya di taman belakang Istana Negara. Dalam kesempatan itu, Jokowi menghadirkan para menterinya yang seragam mengenakan kemeja putih.

Setelah resmi diumumkan Ahad (26/8) sore ini, menteri-menteri kabinet Jokowi-JK akan langsung dilantik pada Senin (27/10) besok serta langsung akan menggelar rapat kabinet perdana.

Berikut nama-nama menteri dalam kabinet Jokowi-JK:

1. Menteri Sekretaris Negara: Prof. Dr. Pratikno (Rektor UGM)
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago (Ahli kebijakan publik dan anggaran)
3. Menteri Kemaritiman: Indroyono Soesilo (Praktisi)
4. Menko Politik Hukum dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto (Mantan KSAL)
5. Menko Perekonomian: Sofyan Djalil (ahli ekonomi)
6. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani (PDIP)
7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan (Dirut PT KAI)
8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti (Wirausahawati)
9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya (Profesional)
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo (PDI Perjuangan)
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi (Dubes RI di Belanda)
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu (mantan KSAD)
14. Menteri Hukum dan Ham: Yasonna H.Laoly (PDI Perjuangan)
15. Menkominfo: Rudi Antara (profesional)
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi (Nasdem)
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro (ekonom)
18. Menteri BUMN Rini M.Soemarno (mantan Ketua Tim Transisi/mantan menteri perindustrian)
19. Menteri Koperasi dan UMKM: Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin (Hanura)
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel (profesional)
22. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman (praktisi)
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri (politisi)
24. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono (birokrat)
25. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya (Nasdem)
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan (Nasdem)
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin (PPP)
28. Menterni Kesehatan: Nila F Moeloek (profesional)
29. Menteri Sosial: Khofifah Indra Parawansa (tokoh Muslimah NU)
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan anak: Yohanan Yambise
31. Menteri Budaya Dikdasmen: Anies Baswedan (mantan Tim Transisi)
32. Menristek dan Dikti: M.Nasir (Rektor Undip)
33. Menpora: Imam Nahrawi (politisi)
34. Menteri PDT dan Transmigrasi: Marwan Jafar (PKB)

(republika.co.id)

Posted in (*)

‘Sampai Bendera Hitam Berkibar di Istana Buckingham’

Abdullah Elmir.
Abdullah Elmir.

Seorang pemuda berusia 17 tahun asal Australia muncul pada sebuah video propaganda. Dalam video tersebut, ia memperingatkan negara-negara yang berada di wilayah Britania Raya dan Amerika Serikat bahwa ISIS akan tetap berjihad hingga mereka menguasai Istana Buckingham.

Orang yang ada di video tersebut diyakini sebagai Abdullah Elmir, yang menghilang dari kediamannya di Sydney pada akhir Juni setelah meminta izin kepada keluarganya untuk pergi memancing.

Menurut informasi yang didapat ABC News, Elmir beserta pemuda Australia lainnya diperkirakan pergi ke Turki untuk menyeberangi perbatasan Suriah dan bergabung dengan milisi ISIS. Sementara itu, seorang rekan Elmir telah kembali ke Sydney dan diamankan oleh ayahnya.

Elmir berharap Perdana Menteri Australia,Tony Abbott beserta Presiden Amerika Serikat Barack Obama dapat menyaksikan langsung video tersebut. Dalam video itu, Elmir tengah berdiri di depan belasan pejuang ISIS sambil memegang senjata.

Ia pun menyampaikan peringatan kepada para pemimpin, khususnya Obama dan Abbott bahwa senjata-senjata yang dikokangnya beserta para prajurit yang berdiri di belakangnya takkan berhenti menyalak hingga bendera ISIS berkibar di hadapan para pemimpin yang telah diperingatkan tersebut.

“Sampai kita menaruh bendera hitam di atas Istana Buckingham, di atas Gedung Putih, kami tidak akan berhenti. Kami akan terus berjuang,” tegas Elmir.

(republika.co.id)

Posted in (*)

Ini Jadwal Pelantikan Presiden dan Wapres Jokowi – JK

Jokowi dan Jusuf Kalla di Rumah Transisi, Jakarta Pusat, Ahad (28/9) malam WIB.
Jokowi dan Jusuf Kalla di Rumah Transisi, Jakarta Pusat, Ahad (28/9) malam WIB.

JAKARTA – Presiden dan Wapres terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla akan dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Presiden ke-7 dan Wapres ke-12 Republik Indonesia hari Senin (20/10) ini. Selain acara pelantikan di Gedung MPR, Jokowi-JK juga akan mengikuti sejumlah setelah resmi menjadi presiden dan Wapres.

Pascapelantikan Jokowi-JK akan mengikuti acara pisah sambut dengan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, dan mengikuti pesta rakyat di Monas. Berikut jadwal pelantikan yang digelar pada hari ini, Senin 20 Oktober 2014:

08.00 WIB: Penerimaan anggota serta undangan.

08.21 WIB: Wakil Presiden Terpilih Jusuf Kalla hadir.

09.23 WIB: Presiden Terpilih Joko Widodo hadir.

09.25 WIB: Wakil Presiden Boediono hadir.

09.27 WIB: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir.

09.28 WIB: Persiapan penyambutan kehadiran tamu VVIP negara sahabat oleh Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono.

09.29 WIB: Tamu undangan dari perwakilan negara sahabat tiba, diantaranya utusan khusus dari Jepang,    PM Thailand, PM Australia, PM Singapura, PM Haiti, PM Malaysia, Gubernur Jenderal Papua Nugini, Presiden Timor Leste hadir, Sultan Brunei Darussalam hadir.

09.50 WIB: Undangan VVIP memasuki ruang sidang Paripurna.

09.57 WIB: Presiden dan Wakil Presiden memasuki ruang sidang Paripurna.

10.00 WIB: Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya

10.02 WIB: Mengheningkan cipta dipimpin oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan

10.05 WIB: Pembukaan sidang Paripurna MPR oleh Ketua MPR. Pembacaan keputusan KPU oleh Ketua MPR.

10.12 WIB: Pengucapan sumpah/janji presiden.

10.16 WIB: Pengucapan sumpah/janji wakil presiden.

10.20 WIB: Penandatanganan berita acara pelantikan.

10.23 WIB: Penyerahan berita acara pelantikan oleh Ketua MPR.

10.25 WIB: Ketua MPR melanjutkan memimpin sidang Paripurna MPR.

10.45 WIB: Pidato presiden terpilih.

11.05 WIB: Doa oleh Bapak Lukman Hakim Saifuddin

11.08 WIB: Penutupan Sidang Paripurna MPR.

11.10 WIB: Menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya.

11.12 WIB: Sidang Paripurna selesai.

Setelah upacara pelantikan di MPR selesai, Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla langsung akan menuju Istana Negara dan lapangan Monas. Selama prosesi di MPR, sejak pukul 10.00 di lapangan Monumen Nasional juga digelar nonton bareng menggunakan layar lebar. Berikut acara pascapelantikan:

12.45 WIB: Usai pelantikan, Jokowi-JK tiba di Bundaran Hotel Indonesia. Keduanya akan diarak menuju Istana Merdeka.

14.00 WIB: Jokowi-JK tiba di Istana Merdeka. Mereka akan hadir di acara pisah-sambut yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

16.00 WIB: Jokowi-JK akan menghadiri konser rakyat di Monas.

19.00 WIB: Pelepasan ratusan Lampion Terbang dari Monas.

(republika.co.id)

Posted in (*)

PM Australia Tony Abbott Akan Hadiri Pelantikan Jokowi

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott (REUTERS/Lucas Jackson )

 

 

Sejumlah kepala negara dan perwakilan negara sahabat direncanakan menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla di Gedung DPR/MPR, Senin, 20 Oktober 2014 mendatang.

Beberapa nama diantaranya sudah mengkonfirmasi untuk hadir di acara pelantikan itu.

“Ada Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry,” kata Ketua MPR, Zulkifli Hasan, di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Senin 13 Oktober 2014.

Selain itu, Zulkifli juga menyebutkan beberapa kepala negara yang akan hadir, namun hingga saat ini belum memberikan konfirmasi. Diantaranya Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Korea Selatan Jung Hong-won, dan para kepala negara ASEAN.

Sedangkan dari dalam negeri, politikus Partai Amanat Nasional itu mengatakan, para mantan presiden, wakil presiden, tokoh nasional serta pimpinan partai politik juga telah diberikan undangan untuk hadir di acara sakral tersebut.

Mantan menteri kehutanan itu juga menjamin pelantikan Jokowi-JK akan berjalan dengan sukses sesuai rencana. Menurut dia, semua fraksi di DPR/MPR dan DPD telah berkomitmen untuk mensukseskan pelantikan ini.

“Tadi kita sempat rapat dengan 10 fraksi dan DPD. Semua sepakat untuk mensukseskan pelantikan ini,” ujar Zulkifli.

Untuk pengamanan acara pelantikan nanti, Zulkifli mengaku telah berkordinasi dengan pimpinan TNI-Polri. Aparat keamanan lanjutnya, siaga penuh untuk mensukseskan acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

“Pak Mangindaan sudah bicara dengan Kapolda, Pangdam. Keamanan dijamin 100 persen. Pengamanan kekuatan penuh. Jangan coba coba. Panglima TNI dan Kapolri siap amankan itu,” tegas dia.

© VIVA.co.id

Posted in (*)

Surat Prabowo untuk Pendukungnya Usai Bertemu Jokowi

Prabowo dan Jokowi
Prabowo dan Jokowi

Sahabatku sekalian,

Saya tahu banyak diantara kalian yang merasa masih tidak menerima, masih terluka, karena kita telah dikhianati oleh sistem yang tidak baik. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa kita harus menimbulkan perpecahan di bangsa kita. 

Seperti sahabat ketahui, dalam berpolitik saya selalu mengutamakan keutuhan bangsa dan kejayaan Republik Indonesia. Saya paham bahwa ada negara-negara tertentu yang selalu ingin Indonesia pecah. Ada yang ingin rakyat Indonesia tetap tergantung sama mereka. Karena itulah saya ingin menjaga persatuan nasional.

Setelah saya renungkan mendalam, saya melihat di pihak PDIP dan koalisi mereka masih banyak patriot-patriot, anak-anak Indonesia yang juga cinta bangsa dan negara dan rakyat. Karena itulah saya memilih untuk terus berjuang untuk nilai-nilai yang kita pegang teguh yaitu Pancasila, UUD 1945 yang utuh dan asli, NKRI dari Sabang sampai Merauke yang kuat, yang adil, yang sejahtera, yang berdiri di atas kaki kita sendiri dan yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Saya akan terus perjuangkan nilai-nilai itu, tetapi dalam kerangka senantiasa menjaga jangan sampai terjadi perpecahan di antara sesama bangsa Indonesia. Kita harus ingat bahwa pihak yang berseberangan dengan kita dalam sebuah pertarungan politik tidak serta merta dan tidak otomatis harus menjadi musuh kita.

Dari sejak awal saya katakan bahwa pesaing kita adalah saudara kita juga. Memang ada pihak-pihak yang penuh kebencian, prasangka buruk, keserakahan, kedengkian dan jiwa yang curang. Tapi ingat dari awal saya menganjurkan kepada lingkungan saya, pendukung saya, sahabat-sahabat saya, apa yang saya tuntut dari diri saya sendiri yaitu berjiwalah sebagai seorang kesatria, sebagai seorang pendekar. Kalau ada pihak yang menebarkan kebencian, fitnah, kepada kita bukan berarti kita harus balas dengan sikap yang sama. Janganlah fitnah kita balas fitnah, janganlah kebencian kita balas kebencian. Janganlah kita bertindak sebagai individu yang berjiwa Kurawa.

Itulah sikap saya, dan karena itulah saya memilih jalan yang saya tempuh sekarang. Bukan berarti kita merendahkan nilai-nilai kita atau perjuangan kita. Semakin kita merasa benar, semakin pula kita harus rela menghormati orang lain, pihak lain. Kalau orang lain menghormati kita, kita menghormati orang tersebut. Bahkan kalaupun mereka tidak hormat pada kita, tidak ada salahnya kita menghormati terus. 

Saya mohon semua pendukung-pendukung saya untuk memahami hal ini. Saya mengerti sebagian dari saudara-saudara belum bisa menerima sikap saya. Tetapi percayalah, seorang pendekar, seorang kesatria harus tegar, harus selalu memilih jalan yang baik, jalan yang benar. Menghindari kekerasan sedapat mungkin. Menjauhi permusuhan dan kebencian.

Sahabat, kita bukan pihak penakut. Sejak dari masa muda, saya pernah hidup sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia. Berkali-kali saya terlibat dalam operasi-operasi militer, dalam kontak-kontak tembak dengan musuh negara. Saya paham apa artinya kekerasan. Karena itulah saya sadar bahwa seorang pemimpin sejati, pemimpin yang bertanggung jawab selalu harus memilih jalan yang sejuk. Apalagi kalau ini adalah untuk menjaga kepentingan, keutuhan bangsa yang kita cintai.

Sahabat, kita harus tetap militan, kita harus tetap patriotik. Kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan. Kalau kita hormat bukan berarti kita menyerah. Kalau kita sopan bukan berarti kita meninggalkan perjuangan kita. Tapi kita harus selalu berusaha mencari jalan yang damai, jalan yang baik. Kita harus selalu mengutamakan persaudaraan dan persahabatan. 

Kalau semua usaha kita, pada saatnya nanti tetap tidak membuahkan sebuah hasil yang sesuai dengan kepercayaan dan cita-cita kita, dan keyakinan kita akan kepentingan bangsa dan rakyat, kalau bangsa Indonesia terancam, kalau kekayaan bangsa terus dirampok oleh bangsa lain, kalau kita sudah sekuat tenaga menciptakan kesadaran nasional, sebagai patriot dan pendekar bangsa kita harus tidak ragu-ragu mengambil tindakan yang dituntut oleh keadaan.

Saya sekali lagi menganjurkan kepada sahabat saya dan pendukung saya, marilah kita terus tegar. Marilah kita memperkuat diri, marilah kita menambah barisan kita. Yakinkan lingkungan kita semuanya, bangkitkan kesadaran nasional kita. Dulu saat Bung Karno bersama para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan, mereka pun berpuluh tahun harus membangun kesadaran nasional. Sekarang pun kita harus membangun kesadaran nasional, bahwa kita saat ini sedang diancam oleh bangsa-bangsa asing yang selalu ingin Indonesia pecah, Indonesia lemah dan selalu tergantung. 

Dalam pertemuan saya dengan saudara Joko Widodo tadi saya sampaikan, bahwa saya merasakan di dalam hati sanubari Joko Widodo yang paling dalam beliau adalah seorang patriot. Beliau ingin yang terbaik untuk Indonesia. Oleh karena itu saya memilih untuk membangun silaturahmi dengan beliau, sesuai dengan ajaran-ajaran budaya nenek moyang kita.

Apalagi agama Islam yang saya anut, mengajarkan saya bahwa menjalin dan memelihara silaturahmi, persahabatan dan persaudaraan jauh lebih mulia dan bermanfaat daripada meneruskan prasangka buruk, rasa curiga, apalagi terjerat dalam kebencian dan permusuhan. Ibarat api tidak bisa dipadamkan dengan api, maka kebencian dan fitnah mari kita balas dengan berbudi luhur, berjiwa kesatria. Semakin difitnah, semakin difitnah, semakin dihina, kita akan semakin tegar. 

Saya minta sahabat sekalian janganlah ragu kepada pilihan-pilihan saya. Janganlah mendorong saya untuk mengambil sikap yang tidak sesuai dengan jiwa saya sebagai ksatria. Janganlah mengira saya akan surut dalam perjuangan saya. 

Saya juga telah sampaikan kepada saudara Joko Widodo bahwa perjuangan saya adalah membela UUD 1945 yang lahir 18 Agustus 1945, membela keutuhan NKRI, membangun suatu bangsa ber-Bhinneka Tunggal Ika yang aman, damai, kuat, adil, makmur dan sejahtera. Beliaupun menyatakan bahwa itu juga pegangan beliau. Saya juga katakan, kalau nanti dalam perjalanan Pemerintahan beliau ada kebijakan-kebijakan yang kurang menguntungkan rakyat, apalagi melanggar Pancasila dan UUD 1945 maka kami tidak akan ragu-ragu menyampaikan kritik kepada Pemerintah. Beliau menyambut ini dengan baik, dan beliau juga menyampaikan sewaktu-waktu akan mengundang saya untuk meminta pendapat dan masukan dari saya.

Terima kasih, saudara-saudara. Sahabatku dimanapun berada. 

Wassalamualaikum.

Salam Indonesia Raya,

Prabowo Subianto, 17-10-2014

(republika.co.id)

Posted in (*)