86 Negara Bakal Hadiri Pertemuan Pejabat Tinggi KAA 

86-negara-bakal-hadiri-pertemuan-pejabat-tinggi-kaa-HLts4B8JJI

JAKARTA – Acara Pertemuan Pejabat Tinggi atau Senior Official Meeting (SOM) Konferensi Asia Afrika (KAA) 2015 yang digelar di Jakarta Convention Center akan dihadiri oleh para delegasi dari 86 negara Asia dan Afrika.

Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri, Siti Sofia Sudarma menyebutkan, data terakhir pada Minggu (19/4/2015) delegasi dan atau perwakilan yang menghadiri KAA berasal dari 86 negara.

Adapun kepala negara atau kepala pemerintahan yang telah mengonfirmasi akan hadir, antara lain dari Brunei Darussalam, Jordania, Swaziland, Tiongkok, Korea Utara, Iran, Madagaskar, Malawi, Myanmar, Namibia, Sudan, Timor Leste, Vietnam, Zimbabwe, Bangladesh, Kamboja, Mesir, Gabon, Malaysia, Nepal, Pakistan, Palestina, Singapura, dan Thailand.

Sementara enam wakil kepala negara atau wakil kepala pemerintahan yang telah mengonfirmasi untuk menghadiri Peringatan KAA ke-60 adalah Aljazair, Angola, Liberia, Filipina, Seychelles, Zambia.

Selain itu, Siti Sofia menyebutkan, Pertemuan Tingkat Menteri Asia-Afrika (Asia-Africa Ministerial Meeting) yang akan dilaksanakan pada 20 April akan dihadiri oleh 40 menteri dari negara-negara Asia dan Afrika.

Selanjutnya, dalam KAA nanti juga akan hadir perwakilan dari enam organisasi internasional, yaitu Asian Development Bank (ADB), Uni Afrika, ASEAN, PBB, Liga Negara Arab, South Center.

Adapun urutan rangkaian acara pertemuan KAA dan Peringatan 60 tahun KAA yang diselenggarakan di Jakarta dan Bandung adalah sebagai berikut :

1. Pada 19 April diadakan Pertemuan pejabat tingkat tinggi (Senior Official Meeting) kawasan Asia-Afrika.

2. Pada 20 April akan ada Pertemuan Tingkat Menteri.

3. Pada 21-22 April 2015, akan diselenggarakan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asia-Africa Business Summit).

4. Pada 22 April, pelaksanaan KTT hari pertama.

5. Pada 23 April pelaksanaan KTT hari kedua, dan direncanakan akan ada jamuan makan malam oleh Presiden Joko Widodo untuk para kepala negara.

6. Pada 24 April, hari terakhir rangkaian pelaksanaan KAA, akan dilakukan Historical Walk (napak tilas) KAA oleh para kepala negara di Bandung.

Sumber : http://m.okezone.com/read/2015/04/19/18/1136560/86-negara-bakal-hadiri-pertemuan-pejabat-tinggi-kaa?utm_source=wp_bt

Posted in (*)

Haji Lulung Menangkan Lelang Cincin Akik Tommy Soeharto 

haji-lulung-menangkan-lelang-cincin-akik-tommy-soeharto-FKdBjotTEp

JAKARTA – Tercapai juga hasrat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung untuk memiliki batu akik koleksi terbaru saat mengunjungi pameran batu akik se-nusantara yang dihelat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (18/4/2015) malam.

Tak tanggung-tanggung, pria yang disebut-sebut sebagai ‘seteru abadi’ Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) malam ini berhasil memenangkan lelang cincin batu akik milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Batu tersebut adalah jenis Red Baron atau batu mulia yang biasa disebut Red Carnelian dan masih satu famili atau varian dari Batu Chalcedony. Cincin Tommy tersebut dihargai senilai Rp150 juta. Lelang batu akik ini sendiri diprakarsai oleh asosiasi Great Stone Nusantara (GSN).

Haji Lulung usai memenangkan lelang tersebut mengaku bangga dapat memiliki batu akik berwarna merah nan eksotis itu. Kedatangannya ke pameran tersebut kata Lulung, merupakan undangan kehormatan dari Tommy via Twitter.

“Mas Tommy yang saya banggakan dan cintai. Saya apresiasi undangan Mas Tommy karena itu saya datang. Saya enggak ngerti kalau ada lelang. Jadi ini bukan skenario. Karena saya terpanggil dengan masalah batu, kalau lihat batu persoalan hilang,” beber Lulung.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengaku puas karena hasil lelang tersebut nantinya akan dialokasikan bagi mereka yang membutuhkan.

Lulung pun berkelakar, jika dia membeli batu akik dengan harga lebih mahal, maka bisa kena sentil Ahok. “Beli mahal-mahal nanti Ahok teriak lagi,” sindirnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Tommy mengaku bahagia karena cincin kesayangannya itu dibeli Haji Lulung. “Ya, Alhamdulillah karena dijual untuk kegiatan sosial juga,” ujarnya singkat.

Tommy juga mengaku, gelaran pameran batu akik kali ini untuk mengangkat nilai jual batu tersebut. Sebab itu, perannya sebagai pembina Great Stone Nusantara (GSN), dimanfaatkan demi meningkatkan nilai jual batu-batu akik khas Indonesia. “Untuk mengangkat nilai jual, agar tidak diserobot oleh investasi-investasi lain,” urainya.

Sumber : http://m.okezone.com/read/2015/04/18/337/1136484/haji-lulung-menangkan-lelang-cincin-akik-tommy-soeharto?utm_source=news_bt

Posted in (*)

Cara Lorenzo Taklukan GP Argentina Cara Lorezno taklukan MotoGP Argentina

cara-lorenzo-taklukan-gp-argentina-LAkKcqDAzG

RIO HONDO – Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, mengaku sudah mengetahui cara untuk tampil hebat di MotoGP 2015 seri Argentina akhir pekan ini. Ya, pria asal Spanyol itu menilai dengan bantuan ban lunak tambahan akan mempermudah tugasnya membawa Yamaha berprestasi.

Pada dua kali sesi latihan bebas yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo, Sabtu (18/4/2015) dini hari WIB, Lorenzo gagal menjadi yang tercepat. Bahkan, pada sesi latihan bebas kedua hanya berada di posisi enam dengan catatan waktu 1 menit 39.463 detik.

Lorenzo masih kalah dibandingkan pembalap tim Ducati, Andrea Dovisioso yang berada tepat di atasnnya dengan raihan 1 menit 39.434 detik. Walaupun begitu, Lorenzo tetap optimis menatap gelaran MotoGP Argentina akhir pekan ini.

Bahkan, juara dunia MotoGP dua kali itu mengaku sudah mengetahui cara untuk tampil hebat pada balapan tersebut. “Saya rasa ada peningkatan yang kami peroleh di sesi latihan bebas kedua hari ini. Sebelumnya, kami memutuskan untuk mengunakan ban lunak. Namun, itu justu memberikan masalah untuk kami karena lintasan dalam kondisi buruk,” jelas Lorenzo, seperti dilansir Crash.

“Akan tetapi setelah kami memutuskan untuk mengunakan ban lunak, segalanya berjalan lebih baik. Dan jarak kami dengan Aleix (Espargaro) juga lumayan dekat. Jadi, kita lihat saja bagaimana balapan besok berlangsung,” lanjut pembalap 27 tahun itu.

“Saya memiliki perasaan yang sangat baik jika kami mengunakan ban keras. Dan juga, saya merasa cukup yakin bahwa kami mampu memperoleh hasil yang lebih baik lagi di sesi berikutnya,” tuntas pembalap berjuluk X-Fuera tersebut.

Sumber: http://m.okezone.com/read/2015/04/18/38/1136191/cara-lorenzo-taklukan-gp-argentina

Posted in (*)

Keputusan Pemerintah Bekukan PSSI Dinilai Tepat 

keputusan-pemerintah-bekukan-pssi-dinilai-tepat-nBgbwKQD4a

JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi dibekukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) setelah Menpora Imam Nahrawi menandatangani Keputusan Menpora Nomor 0137 Tahun 2015. Pengamat sepakbola, Budiarto Sambazy, menilai langkah ini tepat dilakukan.

Menurut dia, Kemenpora sangat berhak membekukan otoritas sepakbola Indonesia itu. Dengan keadaan yang karut-marut seperti saat ini, pembekuan diharap dapat menjadi “paksaan” untuk memperbaiki kualitas sepakbola nasional.

“Saya mendukung apa yang dilakukan Kemenpora ini. Kita harus apresiasi ini. Anggap saja ini hukuman untuk PSSI agar bisa membenahi sepakbola kita. Pemerintah berhak kok membekukan. PSSI itu kan berada di bawah naungan pemerintah,” tutur Budiarto saat dihubungi Okezone, Sabtu (18/4/2015).

Budiarto mengakui kalau pembekuan ini memang dapat memancing sanksi FIFA. Otoritas sepakbola dunia itu akan menganggap pembekuan ini sebagai bentuk intervensi yang dilakukan pemerintah kepada sepakbola Indonesia. Meski demikian, hal terserbut dinilai tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Kemenpora dinilai tidak perlu takut dengan posisi sepakbola Indonesia di mata dunia. Jangan sampai karena kekhawatiran tersebut, pemerintah takluk dengan PSSI dan membatalkan pembekuan ini.

“Kita tidak usah takut kalau mendapat sanksi dari FIFA. Ini memang risikonya. Hal yang wajar kok. Tapi kalau pemerintah tidak begini, sepakbola Indonesia dan PSSI tidak akan maju-maju,” jelasnya.

Sumber : http://m.okezone.com/read/2015/04/18/49/1136440/keputusan-pemerintah-bekukan-pssi-dinilai-tepat?utm_source=wp_bt

Posted in (*)

Jokowi Tak seperti SBY Tangani TKI Dieksekusi Mati 

jokowi-tak-seperti-sby-tangani-tki-dieksekusi-mati-245QGoXwwZ

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak seperti mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam hal menangani kasus tenaga kerja Indonesia (TKI) yang dihukum mati pemerintah Arab Saudi. Jokowi diminta belajar dari SBY dalam mencegah hukuman mati terhadap pahlawan devisa yang terjerat kasus hukum.

“Pemerintahan Jokowi kalah dari Pemerintahan SBY. SBY luar biasa cepat dan produktif serta tanggap dalam merespon ketika TKI akan dihukum mati. Sedangkan, Jokowi kurang merespon dalam menyikapi soal eksekusi mati TKI, tertetunya Presiden perlu banyak belajar,” ujar Pakar Hukum dan Tata Negara Margarito Kamis dikonfirmasi Okezone, Sabtu (18/4/2015).

Diketahui, secara berturut-turut dalam waktu dua hari saja, dua tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia dihukum mati oleh pemerintah Arab Saudi.

Siti Zaenab asal Bangkalan, Jawa Timur, dieksekusi mati pada Selasa 14 April 2015. Belum hilang duka tersebut, Karni binti Medi Tarsim asal Brebes, Jawa Tengah, kembali dieksekusi mati pada Kamis 16 April 2015. Eksekusi mati itu tanpa pemberitahuan kepada pemerintah Indonesia.

“Harus diakui pemerintahan Jokowi terlambat melakukan lobi dan fungsi diplomasi Kementerian Luar Negeri tidak bisa diandalkan, sehingga kedua TKI dieksekusi mati,” kata Margarito.

Margarito menjelaskan, pemerintah saat ini perlu melakukan upaya semaksimal dan mempunyai taktik baru dalam diplomasi terhadap pemerintah Arab Saudi agar eksekusi mati terhadap TKI tidak lagi terjadi di kemudian hari.

“Karena itu, pemerintah dalam hal ini Kemlu perlu melakukan perubahan dalam melakukan diplomasi,” tandasnya.

Eksekusi mati terhadap Zaenab dan Karni merupakan pukulan berat bagi rakyat Indonesia, khususnya para TKI. Namun, Margarito meminta pemerintah tidak perlu mengusir Duta Besar Arab Saudi dari Indonesia.

“Dubes Arab Saudi tidak perlu diusir karena banyak warga negara kita yang bekerja di Arab. Kalau diusir bagaimana dengan nasib warga negara kita yang bekerja di sana. Yang dilaksanakan pemerintah dan Presiden adalah meletakan garis dan pondasi dalam masalah ini,” ujar Margarito.

Sumber : http://m.okezone.com/read/2015/04/18/337/1136226/jokowi-tak-seperti-sby-tangani-tki-dieksekusi-mati?utm_source=wp_hl

Posted in (*)

Pendaftaran Polri untuk 15.350 Taruna Dibuka

016969300_1413551411-z2

Liputan6.com, Jakarta – Polri telah membuka pendaftaran calon anggota Polri 2015. Pendaftaran sudah bisa dilakukan di laman www.penerimaan.polri.go.id hingga 25 April 2015.

“Dalam penerimaan anggota Polri 2015, Polri akan menerima 15.350 orang personel tambahan,” kata Asisten Sumber Daya Manusia Polri Irjen Haka Astana, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Sejumlah 15.350 orang calon personel tambahan itu rinciannya adalah 300 orang melalui pendidikan Akpol, 50 orang melalui pendidikan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dan 15 ribu orang dari Tamtama dan Brigadir.

Dalam laman pendaftaran, hanya dibuka 3 seleksi calon anggota Polri yakni Akademi Kepolisian (Akpol), Brigadir dan Tamtama. Sementara pendaftaran taruna Sumber Sarjana sudah ditutup.

Menurut Haka, seleksi penerimaan calon polisi 2015 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini seleksi penerimaan taruna dilakukan secara bersamaan.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya masing-masing panitia melaksanakan seleksi polda hingga Mabes Polri,” ucapnya.

Untuk taruna Akpol, pihaknya menargetkan menjaring 250 laki-laki dan 50 perempuan. Para taruna Akpol tersebut akan menjalani pendidikan selama 4 tahun di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah.

“Para lulusannya adalah sarjana ilmu kepolisian,” ujar Haka.

Sementara untuk taruna Brigadir akan menjalani pendidikan selama 7 bulan di SPN-SPN di seluruh Indonesia. Untuk taruna Tamtama akan mengikuti pendidikan selama 4 bulan.

Posted in (*)

Jokowi Pilih Hadiri Kongres PDIP Ketimbang HUT TNI AU

119843_medium

Okezone.com, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AU ke-69 tidak dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Panglima TNI, Jenderal Moeldoko. Kepala Penerangan TNI AU, Marsma Hadi Tjahyanto mengatakan, Jokowi sedang berhalangan hadir karena ada agenda lainnya.

Sementara Panglima TNI Jenderal Moeldoko berada di Lebanon untuk keperluan tugas sejak Rabu 8 April kemarin.

“Pak Presiden ada agenda negara, kalau panglima ke Lebanon,” jelas Hadi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Kamis (9/4/2015).

Pantauan Okezone, acara HUT TNI AU  tersebut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi. Sekedar diketahui, Presiden Jokowi bertolak ke Bali untuk menghadiri Kongres IV PDIP di Sanur, Denpasar, Bali.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berangkat dari Lanud Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat RI 1 sekira pukul 06.30 WIB. Adapun pembukaan kongres partai berlambang Banteng moncong putih itu dijadwalkan dimulai sekira pukul 09.00 WITA.

Posted in (*)

Marquez Penguasa Sirkuit Austin

marquez-penguasa-sirkuit-austin-hAyHlMJ9ps

Okezone.com, BOLOGNA – Rider Ducati, Andrea Dovizioso, mengaku tetap mewaspadai Marc Marquez pada GP Austin, akhir pekan ini. Meski meraih hasil minor di GP Qatar, The Baby Alien tidak serta merta bisa diremehkan.

Pembalap yang menjalani musim ketiganya bersama Ducati ini menganggap Marquez punya kans besar untuk menang di Austin. Menurutnya, Circuit of the Americas (COTA) atau Austin adalah wilayah kekuasaan Marquez.

“Saya pikir trek Austin sangat bagus untuk Honda dan Marc (Marquez). Dia punya rekor fantastis di sana. Bakal sulit menjinakkan dia di sana, tapi saya akan mencobanya. Losail sudah lewat, penampilan buruk Marquez tidak bisa jadi tolok ukur kalau dia bakal menurun musim ini. Dia adalah unggulan di Austin,” ujar pembalap berdarah Italia tersebut mengutip Crash, Kamis (9/4/2015).

Dovi tentu memiliki alasan kuat dengan pendapatnya itu. Sejak dipakai untuk MotoGP pada musim 2013, Marquez selalu tampil sebagai juara di Austin. Bintang Repsol Honda itu bahkan mencatat sejumlah rekor apik, di antaranya fastest lap, circuit record, hingga best pole pada musim 2014.

Dengan kegagalan naik podium di Qatar, Dovi pun menyakini bahwa juara dunia MotoGP tahun lalu itu akan tampil habis-habisan di Austin. Meski demikian, Dovi tetap percaya diri performa Desmosedici GP15 tunggangannya akan mampu menandingi kedigdayaan Honda RC213V.

Kepercayaan diri Dovi ini dipertebal dengan hasil bagusnya di sirkuit sepanjang 5,5 Km ini musim lalu. Juara kelas 125cc, musim 2004 itu meraih podium ketiga tahun lalu.

“Memang masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa performa motor kami telah meningkat. Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki, dan saya yakin akan potensi GP15. Saya yakin masa depan Ducati akan cerah,” papar pembalap 29 tahun itu.

“Saya akan bertolak ke Austin dengan perasaan optimistis. Bukan hanya Marc yang punya kenangna manis disana, tapi saya juga. Sirkuit ini cukup spesial bagi saya,” tandasnya.

Posted in (*)

Delapan WNI Dikonfirmasi Gabung ISIS

delapan-wni-dikonfirmasi-gabung-isis-mLihiaKAIz

Okezone.com, JAKARTA – Berita bergabungnya warga negara Indonesia (WNI) dengan kelompok militan ISIS ternyata bukan isapan jempol belaka. Kebenaran berita itu dikonfirmasi oleh Abu Qa’qaa yang tercantum dalam sebuah buku.

ISIS menerbitkan sebuah buku berbahasa Inggris berjudul Hijrah to the Islamic State (Berpindah ke Negara Islam). Buku itu sepertinya ditujukan bagi mereka yang ingin masuk ke wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS di Irak dan Suriah.

Diketahui buku tersebut diunggah ke situs-situs di internet yang berafiliasi dengan milisi ISIS. “Saya ditanya soal mujahidin internasional. Katanya ada jihadis dari China dan Norwegia,” demikian tulis Abu Qa’qaa’ di buku itu, seperti diberitakan BBC, Kamis (9/4/2015).

“Saya jawab, ‘benar’. Sekelompok orang yang terdiri dari delapan WNI datang ke sini sekira delapan pekan lalu,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia berkali-kali menyebut ada warga yang bergabung dengan ISIS. Namun, baru kali ini kelompok tersebut mengakui keterlibatan WNI.

Dia melanjutkan bahwa kedatangan warga asing tersebut disambut hangat. “Warga setempat, terutama orang-orang Arab, sangat senang dengan kedatangan kami,” sambungnya.

Posted in (*)

Ikuti Keseruan MotoGP 2015, Jangan Lewatkan Panduan Lengkapnya

1944441motogp300x400

Kompas.com – Musim kompetisi 2015 MotoGP telah dimulai dengan ketegangan hingga lap terakhir Sirkuit Losail Qatar yang akhirnya dimenangkan Valentino Rossi. Persaingan ketat antarpebalap bakal terjadi sepanjang tahun ini.

Tahun ini juga bakal banyak hal menarik karena menjadi musim transisi menjelang era baru MotoGP 2016. Kami mencatat ada banyak hal-hal baru yang bakal menarik untuk disorot oleh pengamat MotoGP, media, para fans dan tentu saja Anda, para pembaca setia Buku Panduan MotoGP.

Berikut ini beberapa di antaranya:

4 Rookies

Empat pebalap pendatang baru atau rookie. Memang mereka bukan pembalap juara dunia di kelasnya sebelum naik ke kelas premiere ini, seperti Dani Pedrosa (2006), Jorge Lorenzo (2008), Ben Spies (2010) atau Marc Marquez (2013). Tapi mereka adalah para newcomer yang menjadi sorotan utama selama musim 2014.

Seperti Maverick Vinales mantan juara dunia Moto3 dan race winner Moto2 tahun lalu, yang tahun ini bergabung dengan tim pabrikan Suzuki. Berikutnya ada pembalap muda berusia 20 tahun, Jack Miller yang langsung naik dari Moto3 ke MotoGP bersama dengan tim LCR membesut motor Open class Honda. Tentu sangat menarik apakah Miller mampu beradaptasi dengan motor MotoGP tanpa menjajal motor Moto2 terlebih dahulu.

Berikutnya ada 2 pembalap bintang World Superbike (WSBK) yang hijrah ke MotoGP. Mereka adalah Eugene Laverty dan Loris Baz. Laverty adalah pembalap berusia 28 tahun yang berhasil menang beberapa kali dengan tiga tim pabrikan peserta WSBK yang berbeda. Tahun lalu Laverty duduk di posisi runner up klasemen. Sama dengan Miller, pembalap Irlandia ini akan membalap menggunakan motor Open class Honda bersama dengan Nicky Hayden di tim Aspar.

Sementara itu Baz adalah pembalap muda 21 tahun yang juga adalah pemenang beberapa seri WSBK. Rider Prancis ini bergabung dengan tim Forward Yamaha, yang sukses memenangkan kategori Open class MotoGP tahun 2014 lalu bersama Aleix Espargaro. Apakah pembalap jebolan WSBK ini mampu membawa motor spek Open class mendekati motor prototype MotoGP? Tentu menarik untuk diikuti.

Tahun 2014 lalu, di debut MotoGP-nya, Scott Redding menggunakan motor Open class Honda RCV1000R yang kalah power dibanding motor Open class Yamaha. Namun tahun ini, Redding dipercaya membesut RC213V spek Factory dengan paket berupa seamless gearbox, rem Brembo dan suspensi Ohlins yang sudah terbukti kompetitif. Pembalap 21 tahun ini bakal memperkuat tim Marc VDS, tim yang pernah dibelanya selama 4 musim ketika masih di Moto2.

Sementara itu, Cal Crutchlow tahun ini tak lagi berstatus Factory rider, tapi melorot menjadi satellite rider. Harga yang harus dibayar The Englishman untuk bisa membesut Honda RC213V tim LCR, setelah gagal menaklukkan Ducati Desmosedici GP14 tim pabrikan Ducati. Apakah Crutchlow mampu membuktikan keputusannya ini benar? Kita lihat saja.

Battle of Four

Marc Marquez, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa adalah 4 pembalap peringkat atas MotoGP. Mereka punya alasan kuat untuk tampil lebih perkasa lagi tahun 2015.

Marquez yakin semakin matang dengan usianya yang memasuki 22 tahun. Pun begitu dengan Dani Pedrosa yang merombak kabinetnya di bawah kepemimpinan Ramon Aurin.

Sementara Rossi yang masuk usia 36 tahun yakin tahun keduanya bersama crew chief, Silvano Galbusera ini bakal memberinya hasil lebih baik lagi. Malah Jorge Lorenzo bahkan yakin bisa jadi juara dunia. Apalagi Yamaha bakal menurunkan seamless downshift full system untuk menandingi teknologi yang lebih dulu digunakan Honda.

Awas Ducati!

Performa mengejutkan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone bakal menarik diikuti seiring kemunculan generasi terbaru Desmosedici GP15 yang disebut-sebut sebagai Italian RC213V. Motor ini adalah hasil pemikiran Gigi Dall’Igna, Ducati Corse General Manager yang sukses memberikan gebrakan musim lalu. Waktu itu, duo Andrea silih berganti memberi kejutan bahkan mampu merebut podium dan pole position. Bagaimana tahun ini?

Sehebat Apakah Honda RC213V-RS?

RCV1000R, motor spek Open class Honda tahun 2014 lalu tampil sangat mengecewakan dibandingkan pesaingnya Forward Yamaha. Dengan joki Aleix Espargaro, motor spek Open class Yamaha ini mampu merebut podium dan pole position. Sementara RCV1000R mentok finish di posisi ke-7 meskipun dibesut mantan juara dunia MotoGP 2006, Nicky Hayden dan runner up Moto2, Scott Redding.

Tahun ini, Honda melakukan perombakan besar-besaran terhadap RCV1000R. Paling signifikan adalah pemakaian mesin RC213V spek 2014 yang sudah dilengkapi pneumatic valve. Perubahan ini membuat RCV1000R berganti nama menjadi RC213V-RS. Beda dengan RC213V spek Factory hanya ada pada tidak dipakainya seamless gearbox dan harus menggunakan ECU spek Open.

Meski hampir sama dengan RC213V spek Factory, RC213V-RS mendapat fasilitas ekstra seperti motor Open class lainnya, yaitu bahan bakar lebih banyak dan ban belakang khusus Open class yang punya kompon lebih lunak. Apakah RC213V-RS mampu menjadi yang tercepat di kategori Open class?

Bagaimanakah Performa Suzuki & Aprilia?

Tahun 2015 menjadi momen kembalinya Suzuki dan Aprilia ke MotoGP, yang akan berstatus sama dengan Ducati, yaitu Factory 2. Artinya, 3 tim pabrikan ini berhak mendapatkan kelonggaran teknikal seperti yang diberikan pada tim berstatus Open class.

Selain itu, sebagai tim pabrikan yang baru bergabung ke MotoGP, Suzuki dan Aprilia diperbolehkan mengembangkan software elektronik mereka sendiri sampai dengan akhir musim 2015. Apakah semua kelonggaran ini mampu mengakselerasi pengembangan Suzuki dan Aprilia?

Baik Suzuki dan Aprilia diperkuat oleh pembalap bertalenta. Aleix Espargaro pemenang kelas CRT dan Open Class duet dengan bintang Moto2, Maverick Vinales di bawah bendera Suzuki. Sementara Aprilia memanggil mantan runner up MotoGP, Marco Melandri dari WSBK untuk membalap di MotoGP bersama dengan Alvaro Bautista yang merupakan podium finisher MotoGP.

Regulasi Baru

Tahun demi tahun terjadi perubahan regulasi MotoGP untuk mencari format yang tepat agar balap motor paling bergengsi ini berlangsung kompetitif, aman, menghibur dan menarik pabrikan baru untuk ikut ambil bagian. Musim 2016 adalah puncak dari pemberlakuan paket regulasi yang disosialisikan secara estafet sejak 2012 seiring dibukanya kelas CRT.

Tahun 2016 nanti, MotoGP tak lagi melombakan 3 kelas (Factory, Factory 2, dan Open) seperti sekarang. Sebagai gantinya adalah satu set regulasi teknikal yang fundamental, termasuk di dalamnya pemakaian control ECU. Juga perubahan dari Bridgestone ke Michelin sebagai tire single supplier.

Karena merupakan musim peralihan menuju paket regulasi 2016, maka tidak ada banyak perubahan pada regulasi 2015 ini. Kecuali bobot motor 2 kg lebih ringan (158 kg) dan tim Factory (Honda, Yamaha dan Ducati) harus membekukan segala pengembangan ECU software masing-masing pada tanggal 1 Juli, sebagai persiapan menghadapi sistem baru yang menggunakan satu ECU software tahun 2016, yang dikembangkan secara bersama-sama dan dipakai bersama.

Selain regulasi baru itu, ada lagi perubahan regulasi 2015 yang mengacu pada sanksi pada pembalap yang melampaui batas maksimal pemakaian jumlah mesin. Pembalap harus start dari pit lane pada seri berikutnya, dengan delay 5 detik, tidak lagi 10 detik seperti yang dilakukan sebelumnya.

Posted in (*)